Penulis : P. Dedy.S
Sumber : Yohanes 14:15-16.23b-26
Hari ini Minguu 15 Mei Gereja merayakan Hari Raya Pentakosta. Pentakosta bukan hanya bermakna turunnya Roh Kudus dalam rupa lidah api, melainkan juga hari kelima puluh. Dikatakan hari kelima puluh karena dihitung sejak Hari Raya Paskah. Seperti halnya para murid yang menantikan curahan Roh Kudus di dalam diri dan hidup mereka, kitapun selama lima puluh hari pula diajak bertekun di dalam doa, ulet di dalam kebajikan dan pengajaran serta bersabar di dalam pengharapan sambil menantikan curahan Roh Kudus. Inilah yang dikatakan tradisi para rasul. Peristiwa ini menjadi tanda kelahiran Gereja. Maka dengan pencurahan Roh Kudus, hidup kita dituntun oleh Allah bukan diri sendiri; sehingga kita dimampukan untuk menjadi saksi dan pewarta kebenaran (bdk Kisah Para Rasul 2:1-11).



